


Profil Merabu
Kampung Merabu terletak di tepian Sungai Lesan, satu dari anak Sungai Kelay. Secara administrasi kampung ini berada dalam wilayah Kecamatan Kelay, dapat ditempuh kendaraan mobil selama 4 jam dari ibu kota kabupaten, Berau. Kampung ini nisbi kecil dari jumlah penduduk hanya 66 Kepala Keluarga yang terbagi 2 Rukun Tetangga. Jumlah laki-laki sebanyak 109 jiwa dan perempuan 86 jiwa.
Sebagian besar warga Merabu adalah penduduk asli suku Dayak Lebbo yang masih berkerabat dengan Dayak Lebbo di Kampung Merapun, Mapulu, dan Mapulu-Tintang. Sejumlah kecil terdapat pendatang dari Banjar, Jawa, Bugis, Toraja, Dayak Wehea dan Timor.
Wilayah administrasi Merabu sangat luas, terbagi dalam beberapa kawasan hutan. Sebagian merupakan kawasan hutan produksi yang dikelola oleh HPH dengan luas konsesi sekitar 11.300 hektare. Separuhnya adalah kawasan Hutan Lindung Merabu yang didominasi oleh kawasan karst. Hutan lindung seluas 10.800 hektare ini diusulkan warga Kampung Merabu menjadi Hutan Desa yang merupakan bagian kecil dari Hutan Lindung Pengunungan Nyapa dengan total wilayah seluas 47.000 hektare.
Media
https://www.facebook.com/kampungmerabu/
https://www.youtube.com/watch?v=fLld0Slj5ow
https://www.instagram.com/kampungmerabu/?hl=en
https://merabu.desa.id/archive/program#
Contact Person:
Yervina (Phone : +62 813-4593-9332)
Peta
https://goo.gl/maps/hroeiZgPHBYSsVrP9